Tuesday, 6 February 2018

Review: Eclat Pressed Glitter Straw to my Berry

Hola Hola
Uda deket deket Valetine nih yeu. Pasti nuansa pinky pinky mulai bertaburan. 
Kali ini aku juga mau bawa sesuatu yang pink dan bling bling buat menemani Valentine.
Terlebih lagi ini adalah brand lokal pertama loh yang mengeluarkan produk semacam ini.
Yaitu Eclat Pressed Glitter. 


Seperti yang aku bilang, Eclat merupakan brand pressed glitter pertama di Indonesia.
Dan sepertinya, base mereka ada di Surabaya pas aku liat di akun Shopee mereka. 
Eclat sendiri sudah memiliki banyak koleksi glitter.
Selain pressed, mereka juga punya loose glitter tube dan capsules.


Untuk Eclat sendiri terdiri dari dua koleksi warna yaitu Retro Collection dan Basic Collection. Oh ya ada satu koleksi glitter lagi yaitu special edition mereka yang diberi nama GLIMON (glitter monster).
Yang aku dapetin adalah Pressed Glitter Retro Collection shade Straw to my Berry. 


Packaging



Kalau kalian beli Eclat, paket kalian akan datang dalam mini paper bag hitam gitu (lupa fotoin maap). 
Dan dikemas juga di dalam box hitam kecil bertuliskan shade yang kalian pilih. 
Glitterya sendiri packagingnya berbentuk pot mini dan tipis yang terbuat dari plastik bening. 


Tipis yang aku maksud ini bukan plastiknya yg tipis dan gampang pecah loh ya. Maksudnya karena dia pressed itu jadi potnya gak tinggi gitu loh. 
Tapi jangan salah ya, dia ini isinya cukup banyak loh yaitu 25 gr. 
Kalo aku sih setahun juga gak bakalan habis ini glitter. :D


Di boxnya sendiri dihiasi dengan tulisan lucu yang menurutku super thoughtful and beyond cute.
Yaitu, Unleash Your Sparks dan A Little Sprakle  Won't Hurt.
Well, couldn't agree more.

Kemasannya ini sekilas keliatan ringkih, tapi kenyataannya dia cukup sturdy kok.
Tutupnya juga rapat. Plastiknya gak mudah pecah, karena diriku yg ceroboh ini sempat ngejatuhin Eclat pressed glitter ini beberapa kali -_-
Tapi semuanya baik baik saja kawan.  


Kalau dibuka, Eclat pressed glitter ini juga masih diberi pelindung dr mika. 
Jadi kalian g perlu takut dia bakal berhamburan gitu. 
Eclat sendiri juga menyertakan kartu berisi penjelasan (yang juga ditulis dibelakang box)
bahwa setiap produk mereka dibuat secara individu dan 100% handmade. 
Jadi jangan khawatir kalau misal ada fall out atau cracked gitu.
Cukup di tekan tekan maka pressed glitter nya bakal kembali ke bentuk semula. 
Dan hal ini juga gak bakalan mempengaruhi performa produknya.


Tekstur dan Formula



Eclat Pressed Glitter ini terbuat dari 
Cosmetic Grade Glitters, Aloe Vera, Alcohol, Glycerin dan Propylene Glycol. 
Untuk teksturnya sendiri seperti glitter pada umumnya dia agak kasar. Tapi gak sampai melukai lah. 
Cara pakainya juga sudah tertera pada kemasan yaitu dengan diusap secara halus.
"Gently rub the glitter with yo9ur finger and do a circular motion"


Untuk fall out, masi bisa ditoleransi sekali. 
Sebetulnya dia diles di kelopak mata juga udah nempel sih. 
Gak terlalu geser geser, tapi bakal lebih nempel lagi kalau kalian kasi glitter base atau lem bulu mata gitu loh. Fall out nya bakal terminimalisir sekali. 
Terus khusus untuk warna Straw to my Berry ini dia akan meninggalkan stain di kulit telanjang, maksudnya adalah di kulit yang ga pake apa apa. 
Tapi kalau kalian pakai foundation dia g bakal staining.
Meski stain, bekasnya ini gampang dihapus kok.
Cuma bisa pake air dan sabun aja. 


Nah, foto di atas ini aku pakai tanpa glitter primer atau lem yah.
Jadi murni aku usap aja langsung gitu.
Nempel kan?? dan gak berantakan sama sekali.
Kalian juga bisa aplikasikan glitter ini pake brush tapi kalo aku pribadi lebih suka pake jari. 

Terus, apa glitter ini gampang dihapus??
Gampang bangetttt. Pakai makeup remover juga bisa. Kalaupun ada sisanya cuci muka aja udah bablas semua. Aku swatch di tangan juga hapusnya cukup disiram air kok.
Jadi dia gak waterproof? enggak. That's why aku sarankan pakai glitter primer atau lem kalau memang mau lebih awet dan nempel terus. Tapi kalau aku pribadi sih udah cukup dipake biasa aja. 
Karena Eclat pressed glitter ini menempel lebih baik di area mata dibandingkan di tangan waktu swatch ya.

Straw to my Berry ini warna deep fushia. For me this is not everyday wearable color karena cukup ngejreng. Tapi ternyata kalau diaplikasikan tipis tipis dia lucu juga kok untuk aksen eyeshadow.
Nah, buat glitter ini aku bikin look yang cukup bisa dipakai sehari-hari atau kalau kalian mau dandan spesial buat Valentine juga bisa :D

Kesimpulan



Overall, pressed glitter dari Eclat ini punya kualitas dan formula yang bagus.
Untuk harga dia cukup mahal yaitu Rp. 120.000.
Tapi kalau kau lihat di pasaran harga pressed glitter memang sekitar segituan.
Hal ini disebabkan karena gak mudah cari cosmetic grade glitter.
Cosmetic grade glitter ini artinya dia aman untuk dipakai di wajah gaes. 
So the price is pretty reasonable for the quality. 
Dan percayaah 25 gram bener bener bakalan tahan lama 
kecuali kalian pakai sebadan dan tiap hari :"D
Color selection mereka juga banyak banget

Eclat juga baru saja mengeluarkan glitter terbaru mereka special untuk Valentine log yaitu Unicorn.
Yes, glitternya berbentuk unicorn. Super cute
Kalian bisa cek koleksi mereka di


And also, almost forgot to mention.
This review is sponsored by Surabaya Beauty Blogger dan Eclat Pressed Glitter.
Thank you so much for this opprtunity.

Kalau kalian penasaran gimana tutorial dari look yang aku bikin pakai Eclat Pressed Glitter,
bisa kalian klik Glittery Valentine Makeup Tutorial Using Local Products
SEE YOU IN MY NEXT POST XOXO

No comments:

Post a Comment