Saturday, 25 March 2017

Mengurangi Resiko Infeksi Dengan Betadine Feminine Hygiene


Sebagai cewek kita pasti tahu donk pentingnya menjaga kebersihan area kewanitaan.
Ditambah lagi setiap bulan kita pasti mengalami menstruasi alias red days.
Tahukah kamu kalau selama red days, resiko infeksi justru meningkat. 
Ketika organ kewanitaan kita terkena infeksi akan terjadi keputihan, gatal dan bau tak sedap.
Mengapa demikian?





David A. Grimes M.D, Nancy S. Padian A dan Eugene Washington M.D melakukan sebuah penelitian sehubungan dengan kesehatan organ kewanitaan selama red days. Para profesor dari Bagian Ilmu Obsentrik, Ginekolog dan Ilmu Reproduksi Universitas California tersebut mengungkapkan beberapa fakta bahwa menstruasi adalah waktu di mana bakteri berkembang biak lebih pesat. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal berikut:

1. Pelindung mucus di dalam cervix akan menghilang saat menstruasi. Sehingga bakteri yang hidup dalam saluran cervix dan vagina akan mendapatkan akses lebih besar menuju uterus dan saluran kelamin bagian atas.
2. Melalui penelitian tersebut, ketiga profesor ini juga menemukan fakta bahwa 90% wanita dengan tuba Fallopi normal akan mengalami menstrual retrograde. Menstrual retrograde adalah kondisi dimana darah menstruasi mengalir secara dua arah, yaitu berbalik ke atas menuju tuba dan rongga pinggul sekaligus menuju vagina. Aliran dua arah tersebut menyebabkan bakteri berpindah ke dari saluran kelamin bagian bawah menuju tuba Falopi. Inilah sebabnya sangat sering terjadi kasus infeksi saluran kelamin tidak lama setelah menstruasi.

Penelitian lainnya juga membuktikan bahwa kurangnya kebersihan organ wanita dapat meningkatkan resiko infeksi yang ditandai dengan keputihan, gatal dan bau tak sedap. Lebih bahayanya lagi, kita akan lebih rentan terkena resiko kanker serviks jika tidak pernah atau jarang melakukan pembilasan (pembersihan) vagina.
Salah satu cara untuk mengurangi resiko infeksi organ kewanitaan adalah dengan penggunaan Povidone-Iodine sebagai bahan untuk mencuci organ kewanitaan. Kandungan tersebut juga telah terbukti sangat bermanfaat bagi pasien yang berulang kali terkena infeksi saluran pencernaan. 

Setelah membaca penjelasan diatas, kalian pasti menyadari bahwa sabun atau pembersih kewanitaan sehari-hari itu gak cukup untuk melindungi kita dari resiko infeksi. Betadine Feminine Hygiene merupakan antiseptik kewanitaan yang cocok untuk saat menstruasi.

Kelebihan Betadine Feminine Hygiene




Betadine Feminine Hygiene mengandung zat aktif Povidone-iodine 10% yang tentunya sudah terbukti dapat membunuh kuman, bakteri, jamur serta virus penyebab keputihan, gatal, iritasi dan bau tak sedap. 

Nah, pasti banyak yang sempat berfikir serem kan mau pakai Betadine Feminine Hygiene karena Betadine lebih dikenal sebagai obat luka. 
Kalian gak perlu takut, Betadine Feminine Hygiene adalah antiseptik kewanitaan mengandung Povidone-iodine yang telah dipercaya selama 50 tahun di berbagai penjuru dunia.
Povidone iodine adalah zat anti mikroba yang efektif terbukti dapat membunuh bakteri, virus dan jamur. Zat ini tidak akan hanya membunuh atau mengatasi bakteri dan jamur seperti antiseptik lainnya, tapi juga mampu mengatasi virus. Sehingga mencegah terjadinya penyakit akibat virus. Povidone-iodine juga aman karena mempertahankan kadar flora normal di area kewanitaan. Flora normal sangat penting bagi tubuh dan memegang peranan mempertahankan kesehatan dan fungsi normal organ.

 Selain itu, Betadine Feminine Hygiene juga tidak mengandung pewangi. 
Pembersih atau sabun kewanitaan yang mengandung pewangi atau pemutih akan merusak 
pH alami area kewanitaan. 
Jika pH mengalami perubahan, bakteri jahat juga akan berkembang lebih pesat.
Oleh karena itu Betadine Feminine Hygiene aman digunakan

Cara Penggunaan Antiseptik Kewanitaan Yang Benar


Pembersih atau sabun kewanitaan lebih baik digunakan pada saat diperlukan saja. Contohnya: pada saat red days atau saat terjadi gatal, keputihan dan bau tak sedap.

Produk pembersih kewanitaan yang digunakan setiap hari dapat merusak flora normal.
Oleh karena itulah, gunakan Betadine Feminine Hygiene saat menstruasi atau terjadi gejala-gejala diatas saja.


Perlu kalian ketahui, selain red days, resiko infeksi juga meningkat ketika setelah waxing, traveling outdoor, berenang di tempat umum, olah raga dan memakai celana ketat.
Hayooo, hal hal diatas pasti sering kalian lakukan bukan?
Skinny jeans emang oke guys, tapi ingatlah bahwa celana ketat meningkatkan resiko infeksi seperti keputihan, gatal dan bau tak sedap. Gak mau donk itu terjadi

  Cara Penggunaan Betadine Feminine Hygiene



  1.  Tuang dan campurkan satu tutup botol Betadine Feminine Hygiene satu gayung air bersih.
  2. Basuh organ kewanitaan dan tunggu selama 1 menit.
  3. Bilas dengan air bersih.
Ingat, gunakan antiseptik kewanitaan saat diperlukan saja ya. 

Nah, gimana, udah jelas kan sekarang betapa pentingnya kebersihan organ kewanitaan kita.
Betadine Feminine Hygiene telah terbukti mengandung zat yang dapat membunuh bakteri 
serta aman untuk organ kewanitaan kita.
Yuk, jaga kesehatan organ kewanitaan agar cantik luar dalam.

2 comments:

  1. Bener banget kalau semisal organ kewanitaan itu harus dijaga. Apalagi penyakit serviks itu sekarang mengintai semua wanita. Thanks for sharing yak

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, lebih baik sebisa mungkin mencegah. Sama sama :D

      thank you for visiting :)

      Delete